Dibunuh Waktu

Dia, yang selalu mengutukku dalam dekapan temaram surya
Merenggut segala asa dan lumpuhkan harap tawa di sana
Salam menyambut gemeletuk ketakutan di ujung pintu
Bawa aku pergi pada ladang duri tak bertepi
Mandam jiwa menarik segala rengkuh hangat bibir cita
Tersendam dalam palung berdinding dusta serta pilu
Sedam geger bangunkan jiwa mati namun takut pergi
Dari balik surga orang mati aku berlari
Mengikuti arkati hingga berlabuh di tepi

 

Semarang, 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s